Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Thursday, January 21, 2016

Mengejar Sunrise Di Negeri Kahyangan

Hawa dingin yang menyeruak mecucuk tulang ketika itu sang surya masih berada di singgasananya, bergegas aku mempersiapkan diri meyaksikan terbitnya matahari dari bukit Sikunir Desa Sembungan, Dieng, Wonosobo yang sangat terkenal dengan “Golden sunsrisenya” yang terbaik di Jawa Tengah.

Asrinya pedesaan dengan hamparan lahan pertanian memberikan suasana damai di sepanjang perjalanan menuju spot Golden Sunrise membuat lunglai tak terasa menapaki ribuan anak tangga di sepanjang punggung bukit, kala itu ratusan pendaki telah bersiap menyaksikan peristiwa fajar, dari puncak bukit dan ingin mengabadikan momen keindahan alam tersebut.

Bukit Sukunir yang teletak pada ketingian 2.263 dpl merupakan surganya paara pemburu sunrise, cahayanya yang merah keemasan dengan berlatarkan gunung Sindoro Sumbing membuat siapapun yang melihatnya terbius dengan pesonanya, selain itu lautan awan putih yang membentang mengelilingi bukit membuat kita merasa seperti sedang berada di kahyangan tempat singgah para Dewa.

Selain desa sembungan, di Dieng juga masih terdapat banyak tempat-tempat wisata yang sangat menarik untuk di kunjungi seperti telaga warna, kawah sikidang, candi arjuna dan masih banyak lagi, tidak hanya menawarkan wisata alam dataran tinggi ini juga sangat terkenal dengan wisata budayanya.

Tak terasa setelah beberapa momen terabadikan oleh kamera tepat pukul 05.00 cahaya kuning dengan rona kemerah-merahan mulai terlihat di ufuk sebelah timur membuat ratusan pasang mata terhipnotis dengan pesonanya, sorak-soraipun seraya mengiringi kemunculan sang matahari dari puncak sikunir saat itu, sungguh fenomena alam yang sangat luar biasa dari sang Pencipta yang wajib kita syukuri.

Keindahan sunrise pun berlalu barlanjut aku mencari spot-spot yang bagus untuk berselfie. Tidak hanya keindahan bukit Sikunir saja yang menakjubkan di tepat bawahnya juga terdapat Telaga Cebong, telaga ini juga biasa di jadikan spot Camping yang membuat kawasan wisata ini semakin perfect, hingga akhirnya waktu harus memaksa ku untuk menyudahi petualangan ku kali ini akupun kembali ke homestay mempersiapkan diri untuk persiapan pulang dan berjanji untuk suatu saat kembali lagi. (Alvan)

Saturday, January 16, 2016

Memanjakan Mata Di Atas Prau



Sebuah kota di perbatasan banjarnegara dan wonosobo yang menawarkan wisata yang menarik dan exotis dengan suasana pegunungan dan dataran tingginya, dari hasil perjalanan tim inspirasi yang berkunjung ke daerah dieng-wonosobo pada bulan lalu  kamis (24/12/2015). Perjalanan yang di tempuh kurang lebih 12 jam dari bekasi dengan menggunakan transportasi bus antar kota antar provinsi (AKAP) dengan rute bekasi-wonosobo. Akses menuju dieng sangat mudah, cukup satu kali naik dari terminal wonosobo menuju dieng dengan jarak tempuh 45 menit dengan menggunakan bus sedang. Perjalanan yang tertuju gunung prau yang memiliki ketinggian 2.565 meter dari permukaan laut (mdpl), ada 3 jalur umum yang di buka oleh basecamp dieng yaitu, patak banteng, dieng kulon, dan dieng wetan.

            Gunung Prau salah satu bukan gunung berapi berada di daerah jawa tengah, perjalanan menuju puncak tak cukup menyita waktu banyak kurang lebih 3 jam perjalanan untuk pendaki pemula yang mulai ingin merasakan pendakian. Dengan lewat dieng kulon atau basecamp dwarawati yang kita akan melewati 3 pos pendakian yakni, pos 1 cemoro dongkar, pos 2 sumendang, dan pos 3 dekat dengan pemancar. Para pendaki yang ingin bermalam di sana harus melewati puncak dan turun kebawah menuju tempat yang di izinkan oleh basecamp dieng via jalur dieng, dan perlu diketahui untuk jalur patak banteng pendaki langsung bisa mendirikan tenda di alun-alun atau biasa di sebut bukit teletubies, karna larangan tertera jelas di atas puncak dan saat kita mendaftar di basecamp dengan himbauan agar pendaki tidak mendirikan tenda di puncak.

Suhu di atas bisa mencapai 0 °C pada bulan juli dan agustus pada musim kemarau, gunung yang menyuguhkan pemandangan sindoro dan sumbing yang terlihat sangat dekat karna memang tidak jauh. Pemandangan  dengan matahari terbitnya terlihat keemasan menutupi sang fajar dengan membawa kehangatan, tempat ini selalu di jadikan rekomendasi untuk melihat spot terbaik golden sunrise gunung sindoro dan sumbing. Dengan waktu yang cepat dan jalan pendakian yang tak terlalu sulit, banyak orang tua yang membawa buah hatinya untuk memperkenalkan alam kepada anaknya sejak dini. Anak-anak yang di perbolehkan mendaki minimal umur 6 tahun atau lebih, di karenakan kekahawatiran akan kondisi anak dengan cuaca tak bisa di tebak. (Afif )

Sunday, January 10, 2016

Menikmati Indah Alam Halimun Dan Taman Panorama


Anda yang sering berkunjung ke Bogor, Jawa Barat, tentu bosan dengan obyek wisata yang itu-itu saja, seperti Kebun Raya atau Istana Presiden. Tidak ada salahnya Anda yang memiliki jiwa petualangan sesekali mencoba menelusuri lereng Gunung Salak dan menikmati keindahan pemandangan di sana.
Puluhan obyek wisata yang ada di kawasan taman nasional gunung halimun salak endah memikat para wisatawan untuk berkunjung ke daerah yang tropis ini. Taman panorama adalah salah satu obyek wisata yang ada di kawasan ini, taman panorama memiliki pesona alam yang luar biasa indah yang dapat memikat para wisatawan yang berkunjung, taman yang di kelilingi gunung-gunung di sekitar seperti gede-pangrango, salak, dan gunung bunder. Alam yang hijau dengan awan yang  putih dan pohon-pohon yang tinggi menjulang dengan semilir angin yang sejuk seakan-akan menyambut kedatang para wisatawan yang datang.
“Pemandangan yang sejuk mendatangkan kedamaian hati” ucap Kiki Zakaria wisatawan yang datang dari luar bogor (03/01/16). Tak hanya penduduk setempat yang sering berkunjung ke sini dari luar bogor pun banyak yang berdatangan hilir mudik penasaran dengan panorama yang tersembunyi di gunung salak. Hanya mengeluarkan uang Rp.5000 sebagai tiket masuk, tentunya anda sudah bisa menikmati hijaunya alam indonesia di jawa barat. Bagi yang inginpenasaran dengan tempat ini langsung saja datang dengan keluarga, sahabat dan orang spesial.(Puji R)

Thursday, July 2, 2015

Berbuka Puasa Dengan Suasana Tempo Dulu

majalahinspirasi.net - Bulan Ramadhan kembali menyapa kita tahun ini. Salah satu moment yang paling ditunggu selama bulan ramadhan sudah pasti moment berbuka. Moment berbuka bisa dijadikan waktu untuk berkumpul bersama keluarga ataupun reuni bersama teman. Salah satu tempat yang pas untuk menghabiskan waktu buka bersama adalah “Kedai Seni Djakarte”. Dilihat dari namanya saja kita sudah mendapat kesan jaman dulu, kesan yang sama akan kita dapat kala menyambangi restoran yang terletak di Taman Fatahillah, Jl. Pintu Besar utara No 17, Kota, Jakarta.Tampak luar bangunan ini seperti gedung-gedung pada masa kolonial Belanda. Belum berhenti sampai disitu, kita semakin dimanjakan kesan tempo dulu setelah masuk ke dalam restoran dan mendapati interior khas jakarta klasik.

Untuk melepas dahaga setelah berbuka puasa kita bisa memilih Es Toples Strawberry & Markisa. Minuman ini cukup unik, campuran buah segar, soda dan sirup disajikan didalam toples tertutup.  Sementara untuk menu makanan, Djakarte menyajikan menu  Sop Buntut dan Pecel  yang merupakan menu andalan. Menu Nasi Bakar Ikan Asin Jambal Roti adalah makanan khas Jawa Barat yang berupa nasi liwet bakar dengan filling ikan asin jambal roti yang disajikan lengkap dengan tahu, tempe, lalapan serta sambal terasi.

\
Menu ini akan semakin lengkap jika didampingi segelas Bajigur, minuman yang sudah sangat jarang ditemui di Jakarta. Yang unik, bajigur disajikan secara tradisional di dalam gelas batok kelapa lengkap dengan rebusan pisang uli dan ubi. Bukan hanya makanan dan minuman khas indonesia, Djakarte juga menyediakan menu peninggalan bangsa Belanda yaitu Poffertjes, yaitu kue manis yang disajikan dengan ice cream vanila dan saus strawberry. Sebagai dessert, Ice Cream Buah nampaknya pas untuk dinikmati di akhir kunjungan Anda.

Semua makanan dan minuman dapat kita nikmati dengan harga mulai dari Rp 5000 – Rp 39000. Khusus di Bulan Ramadhan, Djakarte menyediakan beberapa paket hemat untuk beberapa menu andalan. Ini dapat menjadi salah satu tempat untuk berbuka puasa bersama tema dan keluarga. (Ais)


Saturday, May 16, 2015

Analisa Vegetasi Tanaman Pinang di Sumba


Subkorwil Sumba Barat Daya - Tim Kehutanan Ekspedisi NKRI 2015. Melakukan penelitian sejak Februari dengan memasuki hutan-hutan di Sumba yang rata-rata memiliki vegetasi tanaman pinang. Tanaman pinang memiliki nama latin Areca Catechu merupakan salah satu tanaman tropis yang cukup populer di Indonesia. Keberadaannya secara geografis tersebar diseluruh Asia Selatan dan Asia Tenggara seperti Thailand dan India.

"Rata-rata dihutan Sumba Barat Daya terdapat pohon pinang ada yang bergerombol dan ada juga disela-sela pepohonan lain" Ujar Heida Tim Kehutanan Ekspedisi NKRI Subkorwil 5/Sumba Barat Daya.

Tanaman yang termasuk jenis palem–paleman atau Arecaceae tersebut memiliki banyak manfaat bagi kehidupan sehari–hari. Tanaman Pinang menjulang tinggi rata-rata 10m sampai dengan 15m yang sudah berbuah. "Pinang itu bukan pohon soalnya tidak berkambium" jelas dari Kustanti.
Kambium adalah yang mengantarkan air dari tanah ke tanaman, Karena saat di sayat bagian batang tanaman pinang tidak mengeluarkan getah’’ Tambah Heida menjelaskan.
Pinang dijual dipasaran Sumba Rp. 5000,-/bungkus plastik yang berisikan 20 sampai 30 pinang sepaket dengan kapur putihnya. Menurut warga sekitar orang pertama yang baru mencoba pinang akan merasa mabuk apabila belum cocok kepala pusing dan lidah akan terasa tebal. Namun bagi yang sudah terbiasa pinang sudah menjadi pengganti makanan ringan atau sekedar iseng-iseng.


Ekspedisi NKRI selain menggali potensi yang ada didaerah meliputi flora dan fauna serta kekayaan alam yang belum diberdayakan. Juga melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, Melalui kegiatan pembangunan karakter dan bela Negara, Penyuluhan keluarga berencana (KB), Keluarga pra-sejahtera, Penyuluhan kelestarian sumber daya alam, Pengobatan massal, Bakti sosial, Karya bakti infrastruktur sekolah dan tempat ibadah, Kegiatan sanitasi lingkungan, Serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.(Tim Media  Ekspedisi NKRI 2015)

Explorasi Goa Wewewa di Waimanu, Sumba Tengah



Tim Geologi Ekspedisi NKRI 2015 Menemukan Kerangka Manusia saat melakukan penelitian Goa Wewewa di Waimanu, Sumba Tengah.(19/04/2015).Pagi itu Maiwarman dan Aditya Tim Geologi Ekspedisi NKRI Subkorwil 5/Sumba Barat Daya melakukan eksplorasi goa dengan melakukan pengukuran debit air dan pemetaaan goa. Karena goa Wewewa memiliki sungai bawah tanah dengan lumpur setebal pinggang orang dewasa membuat tim ekspedisi terpaksa harus membatalkan pemetaan.

Tim akhirnya melanjutkan kegiatan pemetaan dengan melakukan photography goa. Pada saat pemotretan, Tim dokumentasi menemukan kerangka manusia dalam keadaan utuh didalam goa, yang diperkirakan berjenis kelamin laki laki.Akhirnya Tim Geologi mengevakuasi kerangka tersebut ke atas goa dengan teknik Single Rope Technique (SRT) dan melaporkannya ke Polsek Katikutana. Goa Wewewa memiliki kedalaman + 80 meter, membutuhkan waktu 2 Jam untuk mengevakuasi Kerangka yang ditemukan dari dalam goa.

Goa Wewewa berada didalam Hutan yang jauh dari pemukiman warga letaknya  perbatasan Sumba Tengah dan Sumba Barat. Konon dinamakan goa Wewewa dulu ada salah satu orang Wewewa yang hilang didalam goa saat mencari sarang walet ". Ungkap Amarudi warga setempat.
Brigadir Polisi Juari Rahman selaku Dantim Tim Geologi Ekspedisi NKRI 2015 Subkorwil 5/Sumba Barat Daya menduga tulang tersebut berhubungan dengan orang Wewewa yang diceritakan hilang dalam goa oleh masyarakat setempat.
Kegiatan Ekspedisi melibatkan 1.227 personel, Terdiri dari berbagai elemen bangsa seperti TNI, Polri, Para Ahli (Peneliti), Mahasiswa (Akademisi), Pemda dan Masyarakat. Pelaksanaan Ekspedisi berlangsung sejak tanggal 5 Februari dan berakhir pada tanggal 5 Juni 2015. Ekspedisi 2015 adalah yang ke-5 setelah Sumatera, Sulawesi, Maluku dan Kalimantan.


Ekspedisi NKRI selain menggali potensi yang ada didaerah meliputi flora dan fauna serta kekayaan alam yang belum diberdayakan. Juga melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan pembangunan karakter dan bela Negara. Penyuluhan keluarga berencana (KB), Keluarga pra-sejahtera, Penyuluhan kelestarian sumber daya alam, Pengobatan massal, Bakti sosial, Karya bakti infrastruktur sekolah dan tempat ibadah, Kegiatan sanitasi lingkungan, Serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. (Tim Media Ekspedisi NKRI 2015)

Monday, May 4, 2015

Tiga Tempat Tongkrongan teramai di Bekasi

Di kota yang penuh dan padat penduduk  seperti di Bekasi ini contohnya, anak muda bahkan keluarga-keluarga yang ingin berlibur hanya sekedar ingin bersantai di taman-taman area pun kesulitan untuk bisa mendapatkan tempat. Maka pemerintah di Bekasi pun membuatkan beberapa rest area tempat untuk bersantai dan berkumpul bersama teman-teman dan keluarga baik itu untuk bekerja kelompok hanya sekedar Wifi-Wifi’an atau pun hanya ingin jogging sore atau pagi ditempat.
Berikut adalah tempat-tempat tongkrongan terkenal yang ada di Bekasi.


Grand Wisata.

Pusat tongkrongan Pertama ini adalah Grand Wisata, anak-anak muda terutama didaerah Cikarang Barat, dan Tambun Bekasi ini, Grand Wisata berpusat kan di tengah-tengah kota Bekasi khususnya, dan tidak jauh dari Mall metropolitan Bekasi maka taman Grand wisata ini menjadi tempat asyik untuk berkumpul. Grand Wisata sebenarnya adalah nama perumahan Cluster yang ada dikota Bekasi maka dibuat lah taman Grand Wisata tersebut. Tempat yang juga dipakai untuk syuting film Diam-Diam Suka inipun menjadi semakin terkenal bahkan banyak anak-anak dari luar kota bekasi pun bermain hanya untuk sekedar melihat lokasi syuting aktris atau hanya ingin foto-foto dan menghilangkan penat.

 Comunitas berikut ini yang juga sering menggunakan lokasi Grand Wisata sebagai tempat berkumpul seperti Photography Bekasi, Shuffle Dance, Skate Board, Vespa Tambun, Modelling, dll. Fasilitas yang akan anda dapatkan tentu saja area yang luas dan bagus untuk foto-foto bersama keluarga, sahabat, maupun kekasih, juga tempat area makanan restoran Farmers 99 yang akan melengkapi malam weekend anda juga Restoran yang lainnya, jika berkunjung kesini tentulah harus merogoh kocek agak dalam. Atau mungkin anda akan memilih jajanan biasa seperti alfamaret. Namun dibalik kelebihan fasilitas yang dimiliki Taman tersebut masih terdapat tangan-tangan nakal yang merusak ke asrian tempat tersebut, Contohnya seperti lampu yang pecah dan karena terlalu ramai hingga sampah berserakan dimana-mana menjadi terlihat tidak teratur, Mungkin karena bangunannya yang sudah agak lama dan juga belum ada perenovasian ulang atau kurangnya penjagaan dari pihak-pihak setempat dan kebersihan yang kurang menjadikan tempat wisata terkesan jorok semoga saja cepat ditanggapi pihak setempat.


City Walk


Pusat tongkrongan ke Dua ini adalah City Walk, pusat tongkrongan yang diapit dengan kantor Kepolisian POLRES kabupaten bekasi juga dekat dengan President University adalah salah satu tongkrongan menarik untuk anak muda yang bukan hanya sekedar mengisi waktu weekend tapi juga untuk mengerjakan tugas kuliah, atau kumpul bersama rekan bisnis membahas metting bersama kliend, atau bagi yang gemar dengan berolahragapun bisa bersantai foto-foto, fasilitas yang didapatkan adalah Wifi dengan sinyal yang bagus, banyak makananan yang dijual dan tertata rapih dan bersih bentuk tempat yang strategis pun membuat tempat ini banyak digandrungi anak muda setingkat mahasiswa/I terutama mahasiswa President University. Tempat yang tidak terlalu ramai ini sangat sesuai untuk membaca buku atau untuk mengerjakan tugas yang penting. Suasana ini lebih di khususkan bagi Masyarakat yang menyukai suasana yang hening. Comunitas yang sering berkumpul disekitaran City Walk ialah Karate Brazil, Skate Board, dan Photography.




Cifest



Pusat tongkrongan ke Tiga adalah Cifest, pusat tongkrongan yang satu ini dekat dengan kawasan industry terbesar di cikarang-cibarusah EJIP Jakart East Industri tempat tongkrongan ini sangat ramai dengan comunitas dan terkenal dengan pusat jajanan yang banyak, pusat jajanan baik kelas kalangan menengah maupun kalangan bawah ada disini, tempat yang berada di pusat kota ini banyak pengunjung berdatangan baik dari perumahan yang berada didalam area Cifest maupun dari luar kota dan dari daerah lainnya.

Cifest juga tidak jauh dari Mall lippo Cikarang, dan Waterboom Lippo Cikarang, sebelum cifest anda akan melewati daerah lippo sepanjangan Cikarang-Cibarusah, mungkin bagi anda yang memiliki pacar atau teman special Cifest adalah salah satu tempat yang asyik untuk sekedar bersantai keluarga ataupun ingin berkumpul setelah pulang kampus sangat asyik sekali, khususnya disini terdapat wahana tempat anak-anak bermain supaya si ibu atau si ayah yang ingin berbelanja bisa meninggalkan anaknya untuk bermain di wahana yang disediakan marketing perumahan Cifest. Fasilitas yang didapatkan bukan hanya itu saja Wifi, Dance, Atraksi, yang sering ditampilkan dihari-hari besar pun menambah suasana yang menyenangkan. Comunitas yang sering ada di cifest salah satunya adalah Comunitas Reptail, Comunitas Photography Cikarang, Stand Up Comedy Cikarang, Sepeda Mini, Dance, Motor Gede, dll. (Vina Inspirasi)

Monday, January 12, 2015

Pesona Kota Tua


Kota Tua sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Jakarta. Bahkan kota tua sudah  menjadi tempat favorite bagi penduduk sekitar. Tak hanya kalangan remaja, anak-anak dan orang dewasa pun sering mengujungi tempat tersebut.Selain tempatnya yang nyaman, pengujung juga bisa merasakan suasana tempo dulu dengan bangunan-bangunan tua disekitarnya. Tidak heran jika banyak wisatawan asing yang terlihat disekitar kota tua yang ingin melihat bangunan tua peninggalan belanda tersebut, dari pengunjung lokal sampai mancanegara pun datang ke kawasan kota tua.

 Mereka datang sekedar untuk melihat bangunan khas Belanda ini  atau untuk menikmati suasana di daerah tersebut.Penjual souvenir , accesoris , penjual kacamata, pembuat tattoo dan yang lainnya ikut pula meramaikan kawasan ini. Adanya bangunan penunjang yang lain seperti Museum Fatahillah , Cafe Batavia, Gedeong Jasindo dan yang lainnya juga menambah poin plus minat kita untuk mengunjungi kawasan ini.

Dengan banyaknya pengunjung yang datang setiap hari memang menambah keuntungan bagi para pedagang di sekitar Kawasan Kota Tua untuk menjual dagangannya , tapi ini berati menambah pekerjaan bagi pemerintah juga untuk menyiapnyiagakan petugas kebersihannya agar kawasan itu tetap terjaga kebersihannya.Mungkin bagi kita yang ingin mengunjungi kawasan Kota Tua, kita juga bisa ikut menjaga kebersihan saat berada di kawasan tersebut. Dengan banyaknya tempat sampah disekitar kawasan yang dibuat semenarik mungkin membuat kita lebih menjaga kebersihan tidak hanya di sekitar Kawasan Kota Tua tapi dimanapun kita berada.  (Mustika)

Monday, November 17, 2014

Indah nya Gili Trawangan Lombok


Semenjak dipindahkannya bandara utama Lombok dari bandara Selaparang ke Bandara Internasional
Lombok didaerah Kuta, jarak tempuh bagi wisatawan yang datang ke Lombok menuju Gili Trawangan menjadi lebih jauh dibandingkan sebelumnya. Perjalanan darat dari Bandara menuju Senggigi memakan waktu sekitar 1 jam 45 menit. Sedangkan apabila anda ingin menggunakan  penyebrangan regulerr dari Pelabuhan Bangsal, masih diperlukan tambahan perjalanan darat dari Senggigi sekitar 45 menit menuju Pelabuhan Bangsal. 

Kebanyakan wisatawan yang akan ke Gili Trawangan menyempatkan diri untuk menginap di Bali atau di Lombok sebelum atau sesudahnya. Alternatif menginap di Bali ialah kawasan Kuta, Sanur dan Nusa Dua serta area sekitar karena jarak menuju pelabuhan Padang Bai dan pelabuhan fast boat lain menuju Gili Trawangan tidak terlalu jauh. Kebanyakan operator fast boat juga menyediakan penjemputan geratis dari wilayah ini kepelabuhan kapal mereka. 

Ongkos menggunakan fast boat dari Bali langsung ke Gili trawangan berkisar Rp.500.000 s/d Rp. 800.000 per orang sekali jalan. Untuk anda yang akan menginap di Lombok sebelum menuju Gili Trawangan, kawasan Senggigi adalah kawasan yang cukup tepat, karena jarak ke pelabuhan Teluk Kodek maupun Bangsal yang biasa digunakan untuk penyebrangan ke Gili tidak terlalu jauh. Teluk Kodek sering digunakan sebagai pelabuhan fast boat, Sedangkan Bangsal merupakan pelabuhan reguler yang sering digunakan oleh masyarakat setempat. 

Sedangkan untuk anda yang ingin langsung menuju Gili Trawangan baik melalui bandara Bali maupun Lombok memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.Pastikan jadwal kedatangan pesawat anda bisa disesuaikan dengan jadwal keberangkatan kapal fast boat menuju Gili Trawangan baik dari Bali maupun dari Lombok. Berikut adalah beberapa alternatif transportasi air menuju Gili Trawangan baik dari Bali maupun dari Lombok: Dari Bali. 

Terdapat beberapa pilihan operator Fast Boat dari Bali menuju Gili Trawangan, yang harus diperhatikan tentu saja keamanan dan kenyamanan selama perjalanan, beberapa operator menawarkan harga yang murah namun sering memaksakan perahu melebihi kapasitasnya, operator seperti inilah yang harus dihindari. Berikut adalah beberapa operator Fastboat yang mungkin bisa anda gunakan untuk menuju Gili Trawangan dari Pulau Bali: Klik untuk melihat daftar fastboat dari Bali ke Gili Trawangan. Dari Lombok Terdapat dua pilihan jalur yang bisasa digunakan untuk menyebrang ke Gili Trawangan dari pulau Lombok, yakni pelabuhan Bangsal dan pelabuhan Teluk Kodek (Senggigi).

Pelabuhan Bangsal Berjarak sekitar 45 menit berkendara dari Senggigi, Pelabuhan Bangsal merupakan pelabuhan penyebrangan reguler yang biasa digunakan oleh penduduk sekitar dari dan menuju Gili, baik Gili Meno, Gili Air maupun Gili Trawangan. Apabila anda menggunakan taxi, mereka tidak diizinkan masuk sampai ke pelabuhan, melainkan hanya sampai ke tempat sejenis terminal kecil yang diebut sebagai stasiun, dari sini anda bisa meneruskan perjalanan menggunakan kereta Cidomo. Jaraknya tidak terlalu jauh mungkin hanya sekitar 200 meter, sehingga sejatinya bisa ditempuh hanya dengan berjalan kaki, tentu saja dengan syarat tidak terlalu banyak barang bawaan anda. Pelabuhan Bangsal tidak terlihat seperti pelabuhan, hanya berupa bibir pantai dengan bangunan kecil dari kayu sebagai administratur sekaligus penjual tiket, serta beberapa kursi untuk menunggu. Ya, menunggu adalah hal penting di sini, karena perahu penyebrangan tidak akan berangkat bila penumpang melum memenuhi kuota yakni 20 orang. Setiap interfal waktu sekali diumumkan melalui pengeras suara berapa total penumpang yang sudah mendaftar dan berapa orang lagi kekurangannya. Tiket penyebrangan melalui pelabuhan Bangsal sangat murah, yakni hanya Rp. 10.000 / Orang sekali jalan. Apabila anda tidak bersedia menunggu berlama2, anda bisa mencarter sebuah perahu sekaligus, harga carter sebuah perahu tertera di papan pengumuman tempat penjualan tiket, sekitar 200 – 250 ribu rupiah sekali jalan.

Walaupun murah, Pelabuhan Bangsal adalah pelabuhan yang tidak aman (apalagi nyaman) untuk wisatawan khususnya wisatawan asing. Pelabuhan ini penuh dengan scam dan penipuan yang dilakukan oleh orang-orang setempat yang terjadi semenjak anda turun dari mobil. Berhati-hatilah selama berada di sini, berikut adalah tips aman dan modus penipuan yang sering terjadi di pelabuhan Bangsal.

Dari Senggigi Pelabuhan terdekat ialah Teluk Kodek, pelabuhan ini merupakan pelabuhan utama fast boat dari Bali yang menuju Gili Trawangan dan Lombok. Di sepanjang jalan Senggigi banyak terdapat travel yang menawarkan perjalanan ke Gili Trawangan dengan harga yang bersaing. Mereka juga menawarkan aneka paket snorkeling & diving di sekitar Gili Trawangan, lalu mengunjungi pulau untuk kembali lagi ke Senggigi di sore harinya. Apabila anda tidak memiliki rencana untuk menginap di Gili Trawangan, kami sarankan untuk menggunakan jasa ini. (Afif muhamad)
(sumber : www.gilitrawangan.asia)

Comments System

Disqus Shortname