The Dictator adalah film yang bergendre komedi, arahan sutradara Larry Charles yang diangkat dari novel berjudul “Zabibah and The King” karya Saddam Hussein. Film ini mulai tayang pada bulan mei tahun ini.
Warga republik wadiya tidak akan pernah merasakan
kemerdekaan. Sehingga pemimpin republik wadiya Jenderal Aladean (Sacha Baron
Cohen) harus digulingkan, memerangi wadiya tanpa alas an yang jelas tentu tidak
mungkin. Dalm scenario, satu-satunya cara adalah dengan mengundang jenderal
aladean ke Amerika.
Awalnya kedatangan Jenderal Aladean disambut layaknya tamu
agung, tapi di balik itu semua pihak intelijen
amerika telah menyiapkan scenario mengerikan untuk jenderal aladean.
Saat jenderal aladean terlelap tidur pihak intelijen menculik jenderal aladean.
Beberapa waktu kemudian jenderal dibebaskan kembali tanpa jenggot panjangnya.
Jenderal Aladean tanpa jenggot panjangnya bukanlah siapa-siapa, tidak ada yang
mengenalinya, tidak ada pengawal yang siap melindunginya, tidak ada asisten
yang siap berkorban untuk memenuhi semua kebutuhannya. Waah… apa yang akan
dilakukan jenderal aladean dengan keadaan seperti itu?
Hal lain yang tak kalah menarik dari film ini adalah
kehadiran mobil anti peluru berlapis emas buatan rusia “Dartz Promborn Gold
Aladean Edition”.
Mobil jenis SUV (Sport Utility Vehilce) ini akan digunakan
pemimpin Negara wadiya Jenderal Aladean (Sacha Baron Cohen) dalam film The
Dictator. Dipilihnya Dartz Prombon Gold
Aladean Edition sangatlah beralasan, karena mobil ini mampu mempresentasikan
keinginan sang dictator yang menginginkan kendaraan tangguh, boros, tapi mewah
berlapis emas. Bukan Cuma itu, mobil ini juga anti peluru berkaliber 50. Mampu
menahan goncangan roket RPG dan Granat. Hmm.. manuver apa yang akan dilakukan
jenderal aladean dengan tunggangan mewah dan tangguhnya ini? Tunggu dan
saksikan filmnya di bioskop-bioskop kesayangan Anda.
#Jimitriozonly