Monday, April 23, 2012

Mubes V IKBM Paripurna I, “Pro dan Kontra GBHKO”


Demokrasi adalah ciri utama dari negara kita. Tak terkecuali di lingkungan civitas akademik Bina Sarana Informatika (BSI). Seperti yang terlihat dalam rapat paripurna I kegiatan musyawarah besar (MUBES) V ikatan keluarga besar bina sarana informatika (IKBM) BSI, jumat, 20 april 2012. Bertempat di wisma berkat  Cibodas, Cianjur Jawa Barat.
Suasana rapat paripurna mulai memanas ketika Ridho dari UKM bola voli ‘melempar’ isu penghapusan pasal 24 ayat 1 dan 2 yang berisikan “1. Sidang komisi C akan membahas tentang GBHKO (garis besar haluan kerja organisasi) IKBM BSI untuk ditetapkan atau disepakati sebagai kebijakan resmi di IKBM BSI. 2. Sidang komisi C berhak mengajukan dan membahas tentang GBHKO IKBM BSI yang terdiri dari administrasi keorganisasian, event akademik maupun non akademik dan lain-lain sebelum di ajukan dalam sidang paripurna.” Dengan alasan GBHKO merupakan bagian dari AD/ART yang dibahas oleh komisi A bukan dibahas oleh komisi C.
Rapat berjalan cukup alot hingga memakan waktu sekitar dua jam. Setelah melewati perdebatan yang cukup alot dikarenakan munculnya beberapa opsi dan pendapat-pendapat yang pro dan kontra serta hujan interupsi. Akhirnya M. Nurul Jami selaku pemimpin sidang memutuskan untuk mengubah pasal  24 ayat 1 dan 2 berubah menjadi  “1. sidang komisi C akan membahas tentang event bersama IKBM BSI untuk disepakati sebagai kebijakan resmi di IKBM BSI.  2. sidang komisi C berhak mengajukan dan membahas tentang event bersama sebelum diajukin dalam sidang paripurna.”
Tidak hanya pasal 24 yang berubah tapi juga berimbas pada perubahan pasal  9  yang setelah terjadi prubahan menjadi  berbunyi  “Komisi MUBES V IKBM BSI adalah : 1. KOMISI A : Pembahasan struktur organisasi, AD/ART, IKBM BSI dan GBHKO (Garis Besar Haluan Kerja Organisasi). 2. KOMISI B : Bidang kemahasiswaan yang terdiri atas kebijakan sistem dan pelayanan birokrasi. 3. KOMISI C : Event bersama IKBM BSI.”  Dan juga pasal 22 yang berbunyi "1. Sidang Komisi A akan membahas masalah struktur organisasi, AD/ART IKBM BSI, GBHKO untuk ditetapkan atau  dan disepakati sebagai struktur, AD/ART BSI, GBHKO." 2. Sidang komisi A berhak mengusulkan dan membahas revisi struktur, AD/ART, dan GBHKO sebelum diajukan dalam sidang paripurna.”  # Firman Nur Zaman

Comments System

Disqus Shortname