Kota tua menyimpan sejarah yang sangat
menarik bagi para pengunjungnya, ini terbukti tak pernah sepinya museum
fatahillah oleh para pengunjung.
Ada sisi lain dari
museum fatahillah yaitu adanya Taman Baca atau Perpustakaan Fatahillah yang dibuka
setiap hari sabtu-mingu dan setiap hari libur nasional pada pukul 09.00-17.00
WIB.
Taman
baca ini didirikan sejak tanggal 18 Mei 2014 oleh para komunitas, relawan dan
masyarakat disekitar kawasan kota tua tepatnya dimuseum fatahillah. Sampai saat
ini taman baca ini sudah terhitung 1 tahun dan tidak pernah sepi oleh
pengunjung yang hobi membaca atau sekedar
melihat lihat koleksi buku yang ada di sana,
pada awalnya taman baca ini didirikan hanya
ada
buku-buku mengenai sejarah kota tua namun saat ini adapula buku-buku lain
seperti buku bacaan anak-anak, novel, sastra,
dan lain-lain.
Menurut
Bapak. Supri Spd. sebagai kepala pimpinan taman bacaan ini “ Banyaknya buku saat ini kurang lebih 300
buku dari dibeli sendiri dan dari donatur relawan”. Karena hanya dibuka
sabtu dan minggu tidak banyak yang anggota yang menjadi anggota tetap tetapi
banyak relawan yang membantu dalam mengembangkan taman bacaan ini.
Bagi
anda yang ingin menyumbangkan buku sebagai literatur tambahan di taman bacaan
ini dapat langsung menghubungi kepala pimpinan di tempat langsung. Bagi para
pengunjung yang ingin berwisata sekaligus belajar silahkan mengunjungi taman
baca ini untuk menambah ilmu pengetahuan dengan memmbaca. (Alvionita)